Jakarta (09/08/2012) Memenuhi kebutuhan pasar industri nuklir yang terus
meningkat, BATAN dan PT. Batan Teknologi (Persero) bersepakat membangun
kerja sama di bidang pemanfaatan aplikasi teknologi isotop dan radiasi,
serta kemitraan dalam rangka pendayagunaan, dan komersialisasi
teknologi nuklir.
Hal itu diwujudkan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pusat Aplikasi dan Teknologi Isotop dan Radiasi (PATIR) - BATAN, Dr. Hendig Winarno dan PT. Batan Teknologi Ir Agung Usadi, MSc selaku Direktur Pemasaran, serta perjanjian kerja sama antara Pusat Kemitraan Teknologi Nuklir (PKTN) – BATAN diwakili oleh Dr. M. Sayad - selaku Kepala Bidang Kemitraan dan PT Batan Teknologi, Ir Agung Usadi, MSc selaku Direktur Pemasaran, yang telah dilaksanakan di Bandung, 8 Agustus 2012. Penandatanganan perjanjian kerja sama disaksikan oleh Sekretaris Utama BATAN, Dr. Taswanda Taryo, MSc.Eng dan Direktur Utama PT. BATAN Teknologi, Ir. Yudiutomo Imardjoko, MSc, PhD serta para undangan. Kedua perjanjian kerja sama ini merupakan tindaklanjut dari Nota Kesepahaman antara BATAN dan PT. BATAN Teknologi, yang ditandatangani pimpinan kedua pihak pada awal Januari tahun ini.
Melalui perjanjian ini kedua pihak akan bekerjasama dalam pemanfaatan teknologi isotop dan radiasi, dalam bidang pekerjaan Non-Destructive Testing (NDT), Enhanced Oil Recovery (EOR), Radioperunut, teknologi iradiasi untuk pangan olahan, teknologi pemuliaan benih, ternak dan tanaman, serta bidang teknologi isotop dan radiasi lainnya, sesuai kebutuhan pasar.
Dalam sambutannya, Yudiutomo Imardjoko menyampaikan, bahwa melalui kerja sama ini kita kembangkan pasar industri nuklir, dan mengaplikasikan nuklir dalam bidang pangan, kesehatan, energi dan industri. Sementara Taswanda Taryo mengatakan, "hendaknya kita segera mengakserasi pelaksanaan perjanjian kerja sama ini, pada tingkat percepatan yang lebih tinggi, guna menjawab kebutuhan pasar, yang sekarang terus meningkat"
Hal itu diwujudkan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pusat Aplikasi dan Teknologi Isotop dan Radiasi (PATIR) - BATAN, Dr. Hendig Winarno dan PT. Batan Teknologi Ir Agung Usadi, MSc selaku Direktur Pemasaran, serta perjanjian kerja sama antara Pusat Kemitraan Teknologi Nuklir (PKTN) – BATAN diwakili oleh Dr. M. Sayad - selaku Kepala Bidang Kemitraan dan PT Batan Teknologi, Ir Agung Usadi, MSc selaku Direktur Pemasaran, yang telah dilaksanakan di Bandung, 8 Agustus 2012. Penandatanganan perjanjian kerja sama disaksikan oleh Sekretaris Utama BATAN, Dr. Taswanda Taryo, MSc.Eng dan Direktur Utama PT. BATAN Teknologi, Ir. Yudiutomo Imardjoko, MSc, PhD serta para undangan. Kedua perjanjian kerja sama ini merupakan tindaklanjut dari Nota Kesepahaman antara BATAN dan PT. BATAN Teknologi, yang ditandatangani pimpinan kedua pihak pada awal Januari tahun ini.
Melalui perjanjian ini kedua pihak akan bekerjasama dalam pemanfaatan teknologi isotop dan radiasi, dalam bidang pekerjaan Non-Destructive Testing (NDT), Enhanced Oil Recovery (EOR), Radioperunut, teknologi iradiasi untuk pangan olahan, teknologi pemuliaan benih, ternak dan tanaman, serta bidang teknologi isotop dan radiasi lainnya, sesuai kebutuhan pasar.
Dalam sambutannya, Yudiutomo Imardjoko menyampaikan, bahwa melalui kerja sama ini kita kembangkan pasar industri nuklir, dan mengaplikasikan nuklir dalam bidang pangan, kesehatan, energi dan industri. Sementara Taswanda Taryo mengatakan, "hendaknya kita segera mengakserasi pelaksanaan perjanjian kerja sama ini, pada tingkat percepatan yang lebih tinggi, guna menjawab kebutuhan pasar, yang sekarang terus meningkat"

0 komentar:
Posting Komentar